Selasa, Oktober 4, 2022

Belajar Memahami Diri Melalui Drama Yumi’s Cells

spot_img

Judul Film       : Yumi’s Cells

Genre              : Drama, Psychology, Romantic, Comedy.

Pemeran          : Kim Go-eun, Ahn Bo hyun, Lee Yu-bi, Park Ji-hyun, Park Jin-young

Episode            : 14

Sutradara        : Lee Sang-yeob

Penulis             : Kim Yoon-joo, Kim Kyung-ran, Song Jae-jung

Produksi          : Studio Dragon, Merrycow Creative, Locus Corporation (Animasi)

Tanggal Rilis   : 17 September 2021

KUTUB.ID – Drama Korea ini menceritakan Yumi (Kim Go-eun) seorang pegawai kantoran dengan sudut pandang sel-sel dalam otaknya, yang digambarkan seolah-olah sel tersebut hidup dan senantiasa mengendalikan pikiran, perasaan serta tindakan dalam kehidupan Yumi. Di antara sel-selnya tersebut adalah sel akal, sel emosi, sel lapar, sel mode, sel nafsu, sel khawatir, sel cinta dan lainnya.

Sel cinta sendiri tengah koma selama tiga tahun, disebabkan putus cinta luar biasa yang dialami Yumi di masa lalu. Sel-sel lain bekerja keras untuk membangunkan sel cinta, hingga seiring berjalannya waktu sel cinta terbangun dari komanya ketika Yumi mulai menyukai Woogie (Choi Min-ho), namun sayang cintanya tersebut kembali kandas karena Woogie ternyata seorang gay.

Akibatnya desa sel-sel Yumi mengalami banjir besar, karena kesedihan yang Yumi rasakan seperti tiga tahun lalu. Sel-sel dalam otaknya pun tetap berusaha agar Yumi tetap tersenyum di hadapan Woogie, dengan bersama-sama mempertahankan tuas ekspresi agar tetap tersenyum, meskipun akhirnya Yumi tetap tak dapat menahan kesedihannya. Sel cinta serta sel perasaan sebenarnya merasa gagal kembali, karena membuat Yumi sedih.

Meskipun begitu, ternyata Woogie berencana mempertemukan Yumi dengan temannya, Go Woong (Ahn Bo-Hyun) seorang pengembang game, lewat kencan buta. Awalnya Yumi ragu dengan tawaran itu, namun akhirnya ia pun menerimanya, karena merasa tidak enak pada Woogie. Ketika bertemu dengan Go Woong, ternyata sel-sel dalam otak Yumi memberikan respon positif terhadap Woong, kecuali sel emosi yang masih merasa kesal.

Seiring berjalannya waktu, Go Woong dan Yumi resmi berpacaran, bahkan keduanya tak jarang menghabiskan waktu bersama, semua sel-sel dalam otak Yumi bahagia dan selalu mendukungnya. Namun satu hal yang membuat Yumi dan sel-selnya kesal adalalah Sae Yi (Park Ji-hyun), sahabat serta rekan kerja Go Woong yang tak tahu batasan dan selalu menganggu hubungannya dengan Go Woong.

Yumi’s Cells merupakan drama Korea adaptasi Webtoon karya Lee Dong Gun, dengan judul yang sama berjumlah 511 episode. Drama bergenre romantic dengan balutan psikologi ini menghadirkan kombinasi live action dan animasi 3D yang menggemaskan, dan hal tersebut merupakan hal baru dalam dunia perdramaan Korea dengan porsi yang cukup banyak.

Drama ini cukup relate dengan apa yang kebanyakan orang rasakan tentang dirinya. Seperti akal dan emosi yang senantiasa tarik ulur mengontrol apa yang dialami dan dirasakan setiap individu, misalnya ketika bimbang akan sesuatu. Hal ini digambarkan oleh sel akal dan sel emosi yang kerap kali bertengkar, namun tetap saling support untuk memberikan yang terbaik bagi Yumi.

Sel-sel dalam diri Yumi ini merupakan representasi dari sel-sel yang sebenarnya ada dalam setiap otak manusia, yang setiap harinya beroperasi dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk memberikan efek yang luar biasa bagi setiap individu. Dan tanpa disadari, hal tersebut juga mengajarkan bahwa yang dapat memberi kekuatan, dukungan dan selalu ada untuk diri sendiri, ya hanya diri sendiri.

Selain sel otak Yumi, drama Korea ini juga menggambarkan sel-sel dalam otak Go Woong, yang lebih sederhana dan simple. Dari hal ini, dapat dikatakan bahwa sel-sel otak dalam setiap individu berbeda dan memiliki cara kerjanya masing-masing, seperti desa sel-sel Go Woong yang cukup modern dibanding Yumi, namun terkadang nge-lag.

Jalan cerita serta tema yang disajikan dapat dijadikan sebagai pelajaran untuk lebih mengenal diri sendiri serta tentang bagaimana merespon suatu situasi yang terjadi. Akting dari aktor dan aktrisnya pun menampilkan chemestry yang baik, begitu pula dengan animasi 3D yang menggemaskan dengan karakternya masing-masing menjadi suatu mood booster tersendiri.

Adapun kelemahan dari drama ini adalah alurnya yang sedikit lambat dan terasa bertele-tele di beberapa bagian. Meskipun begitu, drama berjumlah 14 episode ini tetap layak ditonton oleh kawan Kutub di waktu senggang, karena dirasa ringan dan dapat memberikan pelajaran tentang bagaimana untuk lebih kuat dalam menghadapi suatu situasi, karena pada dasarnya kita tak pernah sendiri.

oleh Salsabyla Farihati

Artikel ini telah dimuat di Fresh Suakaonline

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles