Selasa, Oktober 4, 2022

Benarkah Cuaca Mempengaruhi Mood Kita?

spot_img

Kutub.id- Pernah nggak sih Sahabat Kutub merasa kalau mood atau suasana hati berubah dalam sekejap karena cuaca?. Misalnya tiba-tiba merasa melankolis saat hujan turun tapi perasaan kembali bahagia kalau cuaca jadi cerah, apalagi kalau tiba-tiba kawan dekat ngajak jalan-jalan heee. Cuaca pada kenyataannya, merupakan bagian yang tidak terpisahkan pada setiap kehidupan manusia.  Dilansir dari buzzle.com, cuaca memberikan dampak yang besar dalam kehidupan kita karena sebagian besar rencana kita bergantung pada cuaca. 

Sebuah studi yang diterbitkan di Psychological Science mengenai penelitian yang dilakukan oleh para peneliti. Mereka mengamati hubungan antara suasana hati dan cuaca. Penelitian tersebut dilakukan pada 605, hasilnya menunjukkan  bahwa cuaca dapat mengubah suasana hati kita, mula dari tekanan udara hingga kecepatan angin.

Perubahan suasana hati yang disebabkan oleh cuaca ini disebut dengan seasonal affective disorder (SAD) atau gangguan suasana hati musiman.

Umumnya, SAD terjadi di negara yang memiliki empat musim, tetapi tetap ada kemungkinan untuk terjadi pada negara yang memiliki dua musim. Berikut penjelasan singkatnya untuk Sahabat Tangguh!.

Cuaca Cerah

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh E. Howarth dan M. S. Hoffman dan di terbitkan di British Journal of Psychology menyebutkan bahwa cuaca cerah bisa memunculkan perasaan bahagia dan membuat tubuh terasa bugar.Suhu udara yang meningkat, dapat meningkatkan semangat manusia. Selain itu cuaca yang cerah pun bisa mengurangi rasa cemas. 

Cuaca cerah diketahui dapat mengurangi rasa cemas berkat serotonin dari sinar matahari yang mengatur emosi yang berkaitan dengan daya ingat, depresi dan tidur. Ketika serotonin mengalami peningkatan, maka itu dapat memberikan dampak positif untuk pikiran kita.

Cuaca Lembab

Gambar: Pikist

Cuaca yang lembab memiliki dampak emosi manusia seperti rasa kasih sayang dan semangat. Tubuh kita bisa terasa lemas dan berat untuk melakukan sesuatu. Saat cuaca sedang terasa lembab, maka ketika suasana cuacanya sedang lembab tidak heran. Kalau kita mudah kehilangan konsentrasi dan mudah mengantuk

Cuaca Dingin

Suhu yang menurun ketika hujan membuat kadar serotonin dalam tubuh kita juga berkurang. Serotonin berfungsi untuk mengatur suasana hati, jadi saat serotonin menurun, ia dapat menimbulkan perasaan galau bahkan depresi. Sementara itu kadar serotonin yang tinggi menimbulkan perasaan baik dan sejahtera. 

Kadar serotonin dalam tubuh normalnya berkisar dari 101 sampai 283 nanogram per mililiter. Apabila tubuh kita kekurangan serotonin maka akan menimbulkan gejala seperti ngidam makanan manis atau bertepung serta tidak percaya diri. 

Cuaca Hujan

Pada dasarnya, orang bisa memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap hujan. Beberapa orang bisa merasa nyaman saat hujan turun tapi ada juga yang langsung merasa depresi oleh hujan. Hanya saja hujan yang terus menerus turun selama beberapa hari memang bisa terasa menyebalkan.

Satu hal lagi, pernahkah Sahabat Tangguh tiba-tiba mengantuk atau merasa malas melakukan apapun saat langit tiba-tiba gelap dan turun hujan?. Ketiadaan cahaya bisa meningkatkan produksi melatonin dan melatonin inilah yang bisa membuat kita mudah tidur.

Itu dua penjelasan singkat mengenai hubungan antara cuaca dan mood kita. Apakah Sahabat Tangguh juga sering mengalami perubahan suasana hati akibat cuaca?Share di kolom komentar ya!.

Ide konten: nationalgeographic

Baca Juga: Rehat Bersama Buku Aku Bukannya Menyerah Hanya Sedang Lelah

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles