Senin, September 26, 2022

Citayam Fashion Week: Jalan Berkarya Anak Muda

spot_img

Kutub.idCitayam Fashion Week kini sedang hangat di banyak konten anak muda menjadi sorotan para netizen. Fashion Week yang dikenal sebagai pagelaran dalam industri busana yang dilakukan biasanya untuk para model internasional kini berbeda karena dilakukan oleh remaja-remaja amateur asal Citayam, Bojong Bogor. 

Fenomena yang menjadi viral ini pada awalnya dilakukan oleh para anak muda yang bersantai di area Dukuh Atas dari berbagai daerah. Dengan pakaian yang nyentrik, mereka melenggang bak sedang catwalk ala model-model kelas atas di daerah zebra cross, mereka membuat kreativitas dengan cara yang berbeda. 

Ketenaran nama tersebut mengundang antusias remaja yang asal mula meramaikan di kawasan Stasiun Dukuh Atas, Sudirman Jakarta Pusat tersebut hingga akhirnya menggemparkan dunia hiburan Indonesia. Hal ini banyak menarik perhatian public figure dan juga tokoh masyarakat untuk mengikuti tren di Citayam fashion week

Fenomena ini membuktikan bahwa para anak muda dapat menunjukan karyanya, kapan saja, dimana saja dan dari lapisan kelas manapun. Positifnya, fenomena ini menjadi jalan para anak remaja jalanan untuk selalu mengekspresikan karyanya tanpa harus melihat harta. Dengan outfit seadanya yang tidak harus branded, semua orang berhak berkarya atas kemauan dan juga kegigihan seseorang yang terus belajar dan konsisten. 

Untuk para anak muda, kekuatan digital bisa kita pelajari dengan cepat melalui adanya fenomena ini. Media saat ini harus dapat mencuri perhatian yang berbeda dari yang lain, kreativitas akan maju dengan komitmen kita terhadap konsistensi dengan waktu yang kita punya. Walaupun tidak ada yang instan dalam berusaha, namun dengan adanya fenomena ini kita dapat menentukan hal yang paling efektif dalam berkreatifitas. 

Menumbuhkan tingkat rasa percaya diri bisa tertanam dengan terbiasa, diawali dengan hal-hal yang membuat kita senang tentu akan menjadi jalan kepercayaan diri agar bisa tampil di antara banyak orang. Melihat saingan untuk sesekali membuat kita terus menggali tingkat kreativitas.

Itu perlu, karena kompetensi di era digital akan terus menerus berjalan karena perubahan tren terus terjadi dan hanya yang memiliki niche tertentu yang dapat bertahan. Maka dari itu, jangan dikalahkan gengsi ataupun malu. Banyak hal yang menguntungkan dari hal kecil tanpa kita sadari, dan banyak jalan untuk berkarya di masa muda untuk terus menghabiskan kuota gagal kita demi masa depan yang cerah. 

Pewarta: Anis Nopiyanti

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles