Jumat, Oktober 7, 2022

Dampak Radiasi Perangkat Elektronik: Dapat Berakibat Fatal Bagi Kesehatan!

spot_img

Kutub.id – Seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern, penggunaan teknologi kini menjadi hal yang sangat penting di tengah-tengah kehidupan kita. Hampir berbagai sektor kehidupan menggunakan alat-alat elektronik dengan modifikasi teknologinya yang semakin beragam. 

Beberapa diantaranya yaitu perangkat elektronik yang sering digunakan untuk komunikasi, sekolah, pekerjaan, bahkan hiburan, seperti handphone, laptop, headphone, dan masih banyak lagi. Namun, disamping memudahkan dalam berbagai hal, pancaran radiasi perangkat elektronik tersebut berdampak negatif  untuk kesehatan lho! 

Pancaran radiasi dapat menimbulkan sakit kepala terutama jika menatap layar handphone dan laptop dengan waktu yang lama. Menatap layar handphone dan laptop dengan jangka waktu yang lama akan memicu kelelahan penglihatan bahkan hingga katarak. Kemudian, bagi ibu hamil agar lebih berhati-hati saat menggunakan hp, karena pancaran radiasinya yang dapat mengganggu kenormalan perkembangan janin. 

Tak hanya penglihatan, paparan radiasi media elektronik juga dapat memicu kerusakan otak khusunya bagi anak-anak yang sering menggunakan handphone. Menurut teori, anak-anak lebih mudah terpapar radiasi, karena tengkorak anak lebh tipis sehingga jaringan otaknya lebih mudah menyerap. 

Kerusakan otak juga dapat terjadi akibat radiasi yang dipancarkan oleh headset dan headphone bluetooth karena penggunaannya di area telinga, sehingga memicu radiasi tinggi ke otak. Sebagai suatu jaringan nirkabel, efek radiasi dari headphone bluetooth cukup berbahaya  karena dapat memicu terjadinya kanker.

 Namun, hingga saat ini terjadinya kanker akibat pancaran radiasi perangkat bluetooth masih dalam tahap penelitian para ahli. Walaupun begitu, kita harus tetap mengatur waktu penggunaannya ya. Karena, penggunaannya yang lama juga tidak baik dan  dapat menimbulkan efek negatif terhadap pendengaran. 

Pancaran radiasi media elektronik juga berdampak negatif terhadap organ reproduksi terutama pria. Panas yang dihasilkan laptop saat dipangku di atas paha menyebabkan suhu kantung kemaluan memanas yang berimbas terhadap penurunan kesuburan dan kualitas produksi sperma, sehingga dapat memicu terjadinya kemandulan.  

Selain penggunaan laptop di atas paha, menggunakan hands free saat menelpon dan menaruhnya di kantung celana juga dapat mempengaruhi kesuburan pria. Hal tersebut karena letaknya yang berdekatan dengan organ inti, sehingga efek radiasnya dapat mempengaruhi sperma. 

Pengaruhnya yang tinggi terhadap organ reproduksi pria, karena testis pada organ reproduksi laki-laki lebih sensitif dibandingkan ovum pada organ reproduksi wanita. Sehingga, proses pancaran radiasi tersebut dengan merusak sel-sel sperma hingga tidak dapat membuahi kembali. 

Namun, tidak menutup kemungkinan jika efek radiasi tersebut dapat mempengaruhi organ reproduksi wanita juga terutama bagi ibu hamil. Oleh karena itu, hendaknya kita menaruh laptop atau handphone di tempat yang tepat yaa! 

Selain beberapa media yang telah disebutkan, efek radiasi juga dapat timbul dari jaringan wifi loh, wlaupun efeknya masih tergolong rendah. Namun, penempatan router wifi yang tidak tepat dapat menimbulkan efek terhadap kesehatan tubuh. 

Sedangkan, efek gelombang radio yang dipancarkan wifi dapat memungkinkan pengaruhnya terhadapa sel-sel di dalam tubuh, sehingga  memicu pertumbuhan sel-sel kanker. Menurut WHO, frekuensi radio yang dapat ditoleransi yaitu 0-300 GHz, sehingga kemungkinan kecil efek terhadap kesehatan tubuh manusia. 

Bagaimana nih? Sekarang sudah paham dong bagaimana sih dampak dari radiasi alat-alat elektronik yang sering kita gunakan, seperti latop, handphone, headset, headphone, dan wifi. 

Untuk mencegah dampak tersebut, hendaknya kita lebih bijak ya dalam penggunannya. Hindari penggunaan dalam waktu yang lama, dan pastikan meletakannya di tempat yang tepat! Stay safe and stay healthy~

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles