Senin, September 26, 2022

Duniawi dan Ukhrawi

spot_img

Kutub.id– Kehidupan dunia di muka bumi ini pada dasarnya hanyalah waktu yang singkat, manusia hidup mayoritas mencapai puluhan tahun, tidak lama setelah itu manusia akan dikembalikan lagi kepada Allah seperti makna kalimat tarji (Innalillahi wa innalillahi raji’un).

Kehidupan duniawi yang pada dasarnya sangat menyenangkan ini, pasti akan berakhir dalam waktu yang sesungguhnya relatif singkat ini. Dalam menjalani hidup tentunya manusia ingin  berada dalam kehidupan yang baik dan bahagia di dalamnya, terutama dalam mencapai sesuatu yang mereka inginkan.

Allah telah mengutus malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW sebuah kitab suci Al-Qur’an untuk pedoman hidup atau pembimbing hidup bagi umat manusia untuk menjalankan kehidupan di dunia ini agar lebih terarah, terutama untuk orang-orang muslim, sebab hidup tanpa memiliki tujuan, kehidupan tidak akan mendapatkan yang namanya pencapaian atau keberhasilan.

Tapi menurut ahli hakikat berpendapat bahwa:

“Akhirat itu terlalu nyata sedangkan dunia itu sebatas mimpi”.

Tingkatan keimanan kita sangat berbeda jauh dengan para ulama, dunia hanya sekedar mimpi seakan-akan kita sedang tertidur dan bermimpi secara nyata maka banyak para ulama yang tidak tergila-gila dengan jabatan harta meskipun ada yang memiliki jabatan tinggi kebanyakan dipilih (diminta untuk membimbing dalam bidang apapun itu) atau pun memiliki tujuan yang baik dan tentunya lillah.

Berbeda dengan kita yang masyarakat awam beranggapan sebaliknya, dunia itu terlalu nyata sedangkan akhirat hanya mimpi, seakan-akan apa yang ada dunia itu segalanya padahal dunia hanya sementara dan segalanya yang sebenarnya ada di akhirat yang nyata, dan Allah sudah menyediakan semua di dunia ini tinggal kita menjemput dalam kata lain ikhtiar untuk mengambil persediaan yang Allah siapkan baik rezeki, jodoh, dll.

Tidak salah jika di dunia merasa cape sebab dunia memang tempatnya capek dan proses bagi umat manusia yang kelak nanti akan beristirahat di akhirat nanti, maka dari itu Allah akan menghentikan rezeki, jodoh, dan yang lainnyajika seseorang tersebut sudah istirahat (wafat).
(Reza)

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles