Selasa, Oktober 4, 2022

Ilmu dan Akhlak Mulia

spot_img

Kutub.id- Saat ini, ilmu dan akhlak mempunyai kesinambungan. Seseorang selain mempunyai ilmu yang mumpuni, diharuskan senantiasa mempunyai akhlak yang baik terhadap dirinya dan orang lain.

Menurut hadist Rasulullah SAW, menuntut ilmu wajib bagi setiap orang Islam. Rasulullah SAW bersabda:

طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِم (رواه البيهقى و ابن عدى
“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap orang Islam.”

Dalam kitab Ta’lim Muta’allim disebutkan, bahwa ilmu terbagi menjadi dua bagian, yakni Ilmu Haal dan Ghairu Haal.

Ilmu Haal merupakan ilmu yang mesti digunakan dan diamalkan ketika berumur baligh, misalnya ilmu Fiqih dan ilmu Tauhid. Pertama, ilmu Fiqih biasanya mempelajari ilmu ubudiyah yang menjelaskan tata cara shalat, syarat, rukun, cara berwudhu, dan sebagainya. Sedangkan, dalam ilmu muamalah mempelajari tentang barang-barang riba, dan seterusnya.

Kedua, ilmu Tauhid mempelajari mengenai ke-Esa-an Allah SWT beserta sifat-sifat-Nya yang wajib dan yang munhal, kepercayaan kepada Malaikat, kitab-kitab Allah, para Rasul, hari kiamat, begitupun seterusnya.

Selain itu, dalam ilmu Ghairu Haal pun dijelaskan, bahwa ilmu ini berfungsi sebagai ilmu kelengkapan hidup manusia, seperti ilmu kedokteran, ilmu kemasyarakatan, juga ilmu-ilmu lain yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Pada zaman dahulu, Islam pernah jaya dikarenakan menjunjung tinggi ilmu pengetahuan.

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles