Selasa, Oktober 4, 2022

Malam Nisfu Sya’ban dan Tiga Amalan yang Dianjurkan

spot_img

Kutub.id- Salah satu waktu yang dimuliakan dalam Islam adalah malam Nisfu Sya’ban yang jatuh pada malam ke-15 di bulan Sya’ban.

Bulan Syaban adalah bulan yang penuh rahmat dan keberkahan. Banyak amalan yang dianjurkan dibaca pada malam Nisfu Sya’ban. Lalu kapan malam Nisfu Sya’ban 2022?

Berdasarkan keputusan Lembaga Falakiyah PBNU, 1 Syaban 1443 H jatuh pada hari Jumat, 4 Maret 2022. Atas dasar penetapan awal Sya’ban tersebut, makan malam Nisfu Sya’ban atau pertengahan bulan Sya’ban tahun ini jatuh pada tanggal 17 Maret 2022.

Sebagaimana berlaku umum, waktu-waktu mulia dalam Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah, termasuk di antaranya malam Nisfu Sya’ban. Dalam kitab Qalyûbî wa ‘Umairah dijelaskan:

“Disunnahkan menghidupkan malam hari raya, Idhul Fitri dan Idhul Adha, dengan berdzikir dan shalat, khususnya shalat tasbih. Sekurang-kurangnya adalah mengerjakan shalat Isya berjamaah dan membulatkan tekad untuk shalat Shubuh berjamaah. Amalan ini juga baik dilakukan di malam Nisfu Sya’ban, awal malam bulan Rajab, dan malam Jumat karena pada malam-malam tersebut doa dikabulkan.”

Sayyid Muhammad Alawi Al-Maliki dalam kitab Madza fi Syaban merinci, setidaknya ada tiga amalan penting yang bisa dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban. Pertama, membaca surat Yasin 3 (tiga) kali dengan masing-masing di akhir pembacaan meminta dipanjangkan umur, diberi rezeki yang halal, dan wafat dalam keadaan husnul khotimah.

Kedua, membaca sebanyak-banyaknya dua kalimat syahadat atau kalimat Lailaha illa-Llah Muhammadan Rasulullah. Dua kalimat syahadat termasuk kalimat mulia. Dua kalimat ini sangat baik dibaca kapan pun dan di mana pun terlebih lagi pada malam Nisfu Syaban.

Sayyid Muhammad bin Alawi mengatakan:
وينبغي للمسلم أن يغتنم الأوقات المباركة والأزمنة الفاضلة، وخصوصا شهر شعبان وليلة النصف منه، بالاستكثار فيها من الاشتغال بكلمة الشهادة “لا إله إلا الله محمد رسول الله”.

Artinya, “Seyogyanya seorang muslim mengisi waktu yang penuh berkah dan keutamaan dengan memperbanyak membaca dua kalimat syahadat, La Ilaha Illallah Muhammad Rasululullah, khususnya bulan Syaban dan malam pertengahannya.”

Ketiga, memperbanyak istigfar karena tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah.

Sayyid Muhammad bin Alawi menjelaskan,
الاستغفار من أعظم وأولى ما ينبغي على المسلم الحريص أن يشتغل به في الأزمنة الفاضلة التي منها: شعبان وليلة النصف، وهو من أسباب تيسير الرزق، ودلت على فضله نصوص الكتاب، وأحاديث سيد الأحباب صلى الله عليه وسلم، وفيه تكفير للذنوب وتفريج للكروب، وإذهاب للهموم ودفع للغموم

Artinya, “Istighfar merupakan amalan utama yang harus dibiasakan orang Islam, terutama pada waktu yang memiliki keutamaan, seperti Syaban dan malam pertengahannya. Istighfar dapat memudahkan rezeki, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits.”

Pada bulan Sya’ban pula dosa diampuni, kesulitan dimudahkan, dan kesedihan dihilangkan.
Tidak ada satu pun manusia yang bersih dari dosa dan salah. Itulah manusia. Kesehariannya bergelimang dosa.

Namun kendati manusia berbuat dosa, Allah SWT senantiasa membuka pintu ampunan kepada siapa pun. Karenanya, meminta ampunan (istighfar) sangat dianjurkan terlebih lagi di malam Nisfu Sya’ban.

Editor: Renita

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles