Jumat, Oktober 7, 2022

Menjadi Dewasa itu Tidak Mudah

spot_img

Oleh Robiatul Adawiyah

Di malam yang sunyi ini, aku teringat semua kisah yang ku jalani selama 21 tahun.
Mengapa di setiapku menemukan sesosok pria yang cocok denganku, ia pergi tanpa pamit?

Kali ini aku menemukan sesosok pria kembali. Menurutku, dia pantas membimbingku hingga hayat memisahkan kita.

Dia lebih dewasa dariku.
Aku nyaman dengan sikapnya yang kedewasaan itu. Sebab, aku masih seperti anak-anak yang membutuhkan manjaan dari sosok pria yang lebih dewasa.

Tapi, seusaiku pergi bersama dia, entah mengapa dia sama sekali tidak merespons pesan masuk dariku. Padahal, ketika aku sedang bermain dengannya, pesan masukpun segera ia balas.

Mungkin, aku bukan orang yang tepat untuknya.

Entah lah! Aku tak mengerti jalan keluar menuju percintaanku yang rumit ini untuk menuju percintaan yang abadi.
Ya Tuhan, berikanlah hambamu ini jalan keluar yang terbaik.

Penulis merupakan Pengurus Cabang IPPNU Kabupaten Bekasi Departemen Kaderisasi.

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles