Cirebon, Kutub.id– Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kejaksan Kota Cirebon melaksanakan program menjaga lingkungan dengan cara yang kreatif dan inovatif melalui tajuk yang dinamai Kerenkan (Kreativitas Rekanita Kejaksan).
“Program kali ini mencoba memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang berguna dan terlihat elegan,” tutur Ketua PAC IPPNU Kejaksan Nurkhodijah, Senin (1/2).
Ia menjelaskan, sampah plastik yang didapat dengan cara mengumpulkan dari sedekah sampah di warung-warung kecil dan di setiap rumah anggota IPPNU. Kemudian sampah tersebut ditampung menjadi satu di sekretariat PAC IPNU IPPNU Kejaksan.
Sampah plastik yang digunakan ialah bekas kemasan sabun, es, snack, dan lain-lain. Sampah tersebut akan diubah menjadi barang yang berguna seperti tempat tisu, tempat alat tulis, karpet, pot bunga, tas, dan lain lain.
“Metode yang digunakan untuk membuat kerajinan ini dengan cara menganyam dan merajut,” ujarnya.
Barang-barang yang sudah jadi akan dijual ke masyarakat luas. Hasil dari penjualan ini untuk kas kebutuhan organisasi sebagai bentuk kemandirian organisasi dan bermanfaat bagi masyarakat.
Lebih lanjut ia menjelaskan, program tersebut merupakan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon dengan bimbingan sang kreator dari DLH langsung yang selalu mengajarkan para kader IPPNU Kejaksan dalam membuat kerajinan.
“Sudah saat nya kita sebagai generasi penerus bangsa mulai peduli dengan lingkungan sekitar, utamanya sampah. Karena sampah ini barang yang tidak berharga namun kita mampu untuk mengubahnya menjadi berharga,” tuturnya.
Program ini juga, sambungnya, akan membutuhkan bantuan dan dukungan dari semua masyarakat khususnya kota Cirebon agar terus berjalan dan menjaga lingkungan dengan baik, kreatif, inovatif dan produktif.
“Kita berharap dari pengelolaan sampah ini bisa menjadi berkah dan juga adanya program ini kita bisa mengurangi sampah terutama sampah plastik,” pungkasnya.
Artikel di atas pernah tayang di NU Online JabarÂ
Pewarta: Syam Iqna
Editor: Abdullah Alawi