Jumat, Oktober 7, 2022

Phubbing, Anti Sosial Gaya Baru

spot_img

Kutub.id – Saat ini sulit rasanya untuk terlepas dari handphone. Hidup berdampingan dengan teknologi terkadang membuat kita menjadi ketergantungan akan hal itu. Awal bangun di pagi hari pun yang pertama kita cari adalah ponsel pintar kita. kemana pun dan di manapun, handphone selalu membersamai. Ini menjadi fenomena yang nyata saat ini dan prilaku seperti ini biasa di sebut dengan phubbing.

Tak jarang kita terdistraksi karena handphone saat berinteraksi dengan sosial. Mengabaikan lawan bicara dan terfokus dengan handphone mungkin sering kita lakukan secara tidak sengaja.

Phubbing sendiri adalah akronim dari phone snubbing. Phone adalah telepon dan subbing adalah menghina. Istilah ini pertama kali di perkenalkan pada tahun 2012 oleh salah satu perusahaan periklanan di australia.  

Ciri-ciri orang yang sering melakukan phubbing adalah ia selalu terfokus pada handphonenya, mengabaikan orang di sekekliling, merasa gelisah ketika tidak ada handphone disisinya. Kalau di lihat dari ciri-cirinya, phubbing ini hampir mirip dengan kecanduan gadget. Yang membedakan adalah fenomena ini terjadi ketika seseorang sedang melakukan interaksi sosial.

Prilaku phubbing ini terdengar sepele namun berbahaya loh Sobat Tangguh. Di lansir dari hallosehat ada sebuah Studi yang diterbitkan pada Journal of Applied Social Psychology menemukan bahwa orang yang diabaikan menilai diri mereka lebih negatif. dampak buruk dari phubbing terjadi pada orang yang kita abaikan. Sesuai dengan artinya, phubbing ini bisa merusak mental seseorang dengan menghadirkan rasa tidak berharga, hina, ditolak dan dikucilkan. Dampak buruk untuk orang yang melakukan phubbing ia akan merasa kesulitan ketika harus berinteraksi dengan orang lain.

Berselancar di sosial media memang menyenangkan. Namun Sobat Tangguh harus ingat, sesuatu yang berlebihan itu tidaklah baik. Ada waktu dan tempat kapan kita harus berinteraksi secara langsung, dan kapan kita harus berinteraksi secara virtual. Saling menghargai itu menyenangkan loh!

Penulis: Bestari Saniya

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles