Jumat, Oktober 7, 2022

Sesekali Berkata ‘Tidak’, dengan Begitu Hidup Terasa Lebih Ringan

spot_img

KUTUB.ID– Batasi mengiyakan semua permintaan atau pendapat orang lain, sesekali berkata “TIDAK” dengan begitu hidupmu akan terasa lebih ringan.
Manusia sebagai makhluk sosial menjadi suatu hal yang wajar baginya ketika membutuhkan interaksi dengan orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak dapat hidup sendiri atau mencukupi kebutuhan sendiri.

Meskipun dia mempunyai kedudukan dan kekayaan, dia selalu membutuhkan manusia lain. Setiap manusia cenderung untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan bersosialisasi dengan manusia lainnya.

Dalam kehidupanmu sampai saat ini, kamu pasti pernah membantu orang lain ketika dalam kesusahan. Dan kamu juga pasti pernah mengalami atau meminta bantuan orang lain untuk menyelesaikan permasalahanmu sendiri (simbiosis mutualisme) saling menguntungkan.

Tapi pernah gak sih kamu mengalami atau mendapatkan seorang teman yang terus-terusan minta bantuan dan kadang-kadang mengganggu fokus aktivitasmu? Atau karena kamu terlalu baik, suka sekali membantu orang, dan ketika ditolong atau dikasih bantuan malah ketagihan sampai-sampai tanpa memikirkan kesibukanmu sendiri?

Salah satu contoh, misalnya kamu meminjamkan uang kepada temanmu sekali, eh ternyata ketagihan terus-terusan minjem, masih mending minjemnya sedikit, tidak susah, dan tidak lama untuk membayarnya kembali. Ini malah ditagih pun susahnya minta ampun sehingga membuatmu kadang kesal bukannya malah menguntungkan, tapi malah merugikan diri kamu sendiri.

Kadang karena kamu terlalu baik, orang lain jadi sering memanfaatkanmu. Membantu orang lain memang baik, namun ketika sudah pada tahap merendahkan harga dirimu, kamu harus berani menolak permintaan orang tersebut. Walau timbul perasaan gak enak, sehingga sulit untuk mengatakan tidak. Sesekali hilangkan rasa “gak enakan” itu kalau mau hidupmu terasa lebih tenang dan ringan.

Berani Berkata tidak, demi menjaga konsentrasi dan harga diri

Hal yang paling penting dalam diri manusia adalah harga diri. Berani mengatakan tidak akan mempertahankan harga dirimu agar tidak selalu terus direndahkan orang lain. Kadang karena kamu terlalu baik, orang lain jadi sering memanfaatkanmu.

Mulai dari sekarang batasi dan coba beranikan diri untuk sesekali berkata tidak. Apalagi kalau kamu mengiyakan dengan alasan merasa gak enak hati untuk menolak, karena merasa tanpa bersalah kamu menolak begitu saja. Meski begitu kamu harus mulai membuat batasan mengenai hal tersebut. Dengan begitu kamu bisa lebih fokus dengan aktivitas dan kenyamananmu tanpa merasa terus-terusan terganggu.

Perhatikan kapasitas kemampuan dan kesibukanmu

Jika kamu dimintai bantuan oleh orang lain atau temanmu sendiri, jangan langsung berkata iya atau mau, lihat dan pikirkan terlebih dulu. Apakah bantuannya itu sesuai kemampuan dan kapasitasmu. Jangan sekali-kali memaksakan diri membantu orang lain yang melebihi kapasitas atau di luar kemampuanmu.

Jangan memaksakan diri, kalau kamu memaksakan diri untuk membantu yang di luar kemampuanmu khawatir akan berdampak buruk padamu, maupun kepada orang yang meminta bantuan kepadamu. Jadi, kalau kamu sudah tidak mampu lagi, karena melampaui kapasitasmu, lebih baik katakan tidak.

Tidak hanya memikirkan kemampuanmu, kamu juga harus menyadari dengan kesibukanmu, jangan sampai pekerjaan sendiri terganggu dan terbengkalai karena dengan sifatmu yang terlalu baik. Tidak apa-apa kok sesekali bilang tidak demi kenyamananmu.

Demi kebaikanmu dan kebaikan temanmu

Dalam menjalani kehidupan sudah pasti ada hubungan pertemanan atau persahabatan. Kamu juga pasti mempunyai seorang sahabat yang sangat dekat dan akrab sekali dengan dirimu, saking akrab dan dekatnya selalu minta bantuan kepadamu, dan selalu mempercayakan ini, itu kepadamu.

Walau ia seorang teman dekat, kalau kamu merasa enggak bisa membantu, beranikan diri untuk berkata tidak. Berkata tidak bukan berarti kamu tidak support lagi, tapi karena kesibukan dan kapasitas kemampuanmu yang tidak memungkinkan.

Sesekali kamu boleh dan bahkan perlu membantu. Tapi adakalanya kamu jenuh dengan permintaan bantuan tersebut. Dalam hal ini, tidak ada salahnya untuk bilang tidak. Bukan tega, tapi lebih karena ingin melatih temanmu belajar mandiri, dapat mencari solusi atas masalahnya sendiri, dan tidak selalu bergantung kepadamu. Toh kalau kamu sudah merasa tenang dan selesai dengan permasalahan dirimu sendiri, kamu juga pasti akan balik lagi membantu temanmu itu.

Jujur dengan diri sendiri

Dalam memenuhi permintaan bantuan temanmu, tanyakan pada dirimu sendiri, apakah nyaman atau tidak jika melakukan hal tersebut. Kalau tidak nyaman atau bahkan tidak mampu, lebih baik katakan sedari awal tidak bisa. Tapi sebaliknya kalau nyaman, terima saja permohonan bantuannya.

Jangan memaksakan diri, bisa-bisa kamu stres sendiri. Contoh kamu dimintai untuk menulis sebuah artikel, tapi kamu lagi gak mood, bilang saja tidak kepada temanmu itu. Daripada kamu terima, tapi gak niat untuk mengerjakan, ujung-ujungnya kamu mengeluh dan dongkol sendiri.

Tegas Mengambil Keputusan dan Menolak Secara Halus

Jika kamu ingin bilang tidak atau menolak permintaan bantuan teman atau orang lain, katakan sejujurnya. Tapi sebaiknya kamu menolak dengan cara halus. Jangan malah menyakiti hatinya dengan berkata kasar. Meski tidak menerima permintaan bantuannya, kamu tetap harus menjaga persahabatanmu itu.

(Abdul Manap)

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles