Kamis, Desember 1, 2022

Tiger Parenting: Pola Asuh Otoriter yang Membuat Anak Stress Hingga Depresi

spot_img

Kutub.id – setiap orang tua pasti memiliki cara tersendiri ketika mendidik sang buah hati. Tentunya apapun yang orang tua lakukan pasti atas dasar kebaikan dan berharap anaknya akan menjadi anak yang sukses di kemudian hari. Tak jarang obsesi seperti ini terkadang membuat orang tua bersikap keras sehingga menerapkan pola asuh tiger parenting.

Tiger parenting ini adalah pola asuh dimana orang tua mendidik anaknya secara otoriter sehingga mendidik anak dengan cara yang ketat, keras dan menuntut. Bukan tanpa alasan, pola asuh ini di terapkan dengan harapan besar dimana anak bisa tumbuh dengan percaya diri dan sukses. Katanya sih pola asuh ini bisa melatih anak untuk disiplin, rajin, dan fokus sejak dini.

Ciri-ciri orang tua yang menerapkan pola asuh ini adalah ketika orang tua lebih memperdulikan pencapaian anak ketimbang usaha yang dilakukan. Karena otoriter, ini membuat orang tua tidak memperdulikan minat sang anak.

Selain itu menuntuk anak harus mendapatkan nilai yang tinggi juga mengikutsertakan anak dalam berbagai les. Lalu tidak segan untuk memberikan hukuman jika apa yang anak lakukan tidak sesuai dengan ekspektasi yang di inginkan.

Walaupun pola asuh tiger parenting ini bisa membuat anak menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab dan berorientasi pada tujuan, pola asuh seperti ini bisa menghadirkan dampak negatif pada anak.

Dari doktersehat.com dampak negatif yang anak rasakan adalah adanya tekanan yang tinggi pada anak. Ini karena orang tua yang menaruh harapan tinggi sehingga bisa saja anak merasa terbebani. Selain itu anak akan selalu merasa takut karena tingginya tekanan. Selain karena tekanan dari capaian, adanya hukuman atas kesalahan yang diperbuat anak juga membuatnya menjadi takut.

Selanjutnya anak akan mengalami kesulitan dalam bersosialisasi karena pola asuh yang membuat si anak selalu hidup di bawah kontrol orang tua. Secara tidak langsung membuat anak menjadi tidak mandiri dan selalu bergantung pada orang lain.

Pola asuh tiger parenting juga membuat anak perkembangan kognitif dan emosiaonal anak menjadi buruk. Selain itu karena penuh tuntutan dan hukuman, ini membuat kecemasan anak menjadi meningkat sehingga berpotensi stress hingga depresi.

Karena lebih banyak dampak negatif dari pada positifnya, orang tua bisa menerapkan pola asuh autoritative parenting. Dari alodokter.com pola asuh ini Pola asuh ini memungkinkan orang tua untuk mengasuh, mendukung, memberi kasih sayang, dan responsif terhadap anak, tetapi tetap diiringi dengan batas-batas yang tegas.

Jangan sampai niat hati ingin menjadikan anak yang sukses dan cemerlang di kehidupan mendatang, malah menghancurkan anak di kehidupan masa kini. Bijaklah dalam menentukan pola asuh yang baik sehingga adanya keseimbangan antara kebebasan dan batasan.

Penulis: Bestari Saniya

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles