Selasa, Oktober 4, 2022

Ummu Umaroh Penolong Perang Uhud

spot_img

Kutub.id- Mungkin tidak banyak yang tahu siapa itu Ummu Umarah. Ia adalah Nusaibah Binti Ka’ab. Seorang muslimah yang terdahulu masuk Islam dan berjihad di jalan Allah. Bahkan dia menajdi salah satu perempuan yang menyaksikan Baitul Aqabah, Perang Uhud, Pejanjian Hudaibiyyah, Perang Hunainan dan Perang Yamamah. Banyak sejarah yang mengingatkan kita kepada kisah kepahlawanan yang indah milik kepahlawanan yang indah milik sayyidah Nusaibah yang berani mengikuti Perang walaupun bertaruh nyawa.

Sayyidah Nusayba binti Ka’ab al-Mazneya juga dikenal sebagai dokter berjasa besar dalam Perang Uhud. Dia menawarkan layanan medisnya dengan meminta izin kepada Rasullah untuk pergi ke medan perang. Ia pun menjadi relawan saat terjadi perang dengan merawat mereka yang terluka, serta menyediakan ait minum dan menjadi relawan saat terjadi perang dengan merawat mereka yang terluka, menyediakan air minum serta mejadi salah satu tokoh perempuan yang mengawal juga melindungi Nabi Muhammad saat perang.

Sehingga dalam Perang Uhud itu ke arah manapun Nabi berada, Nusaibah selalu ada dan Nabi dapat melihat perempuan tangguh itu mengawal dan melindunginya dari lawan. Seperti perisai. Nusaibah pun menderita 12 luka dalam  dalam Perang Uhud, sebelum ia pingsan. Namun ketika ia sadar, hal pertama yang ditanyakannya adalah keselamatan Nabi. Bahkan dirinya yang sedang terluka pun dihiraukan dan lebih mendahulukan keselamatan Nabi.

Tidak kah kita tahu, bagaimana keadaan saat terjadi perang?. Namun, Nusaibah tidak terlihat takut. Bahkan ia menolong orang yang berperang di jalan Allah. Sosok Mujahidah yang sesungguhnya terlah di contohkannya. Ia yang merelakan jiwa dan raganya untuk kaum muslimin yang sedang berjihad menegakkan Agama Allah, sehingga ada hadist Nabi SAW yan menyebutkan oleh Dhamrah bin Sa’id dari yang mengikuti perang uhud, dia mengatakan; “Sungguh ledudukan Nusaibah Binti Kaab hari ini lebih baik dari pada fulan bin fulan”.

Sehingga keberanian dan pendirian sosok Nusaibah bisa kita contoh supaya kita termotivasi menjadi perempuan yang berani membela kebenaran. Walaupun kita tahu bahwa perempuan seperti Nusaibah di zaman sekarang bisa terbilang jarang. Lantas apa hikmah yang bisa kita ambil dari sejarah kepahlawanan Nusaibah?. Yakni bahwa siapa pun yang peduli dengan agamanya, dunianya bahka urusan akhiratnya ia akan memperoleh kemenangan dan kedudukan di dunia maupun di akhirat nanti. Juga semangat dan kegigihan yang dimiliki oleh Nusaibah haruslah menjadi contoh untuk kita semua, bahwa seorang perempuan pun bisa berdaya dan memiliki sisi kuat.

Selain itu, loyalitas dan kegigihan yang dimiliki oleh Nusaibah pun menjadi pegangan bagi siapapun. Khususnya perempuan-perempuan tangguh di zaman millenial ini. Karena melalui loyalitas dan kegigihan yang kuat kita akan mencapai tujuan yang sudah direncanakan. Seperi dalam mahfudzot ;

مَنْ يَزْرَعْ يَحْصُدْ

“Siapa yang menanam akan menuai”

Siap paun yang berbuat baik maka akan mendapatkan hasil yang baik pula. Maka teruslah berbuat baik pada siapa pun; manusia maupun alam sekitar dan terus menebar manfaat seperti sosok Nusaibah.

Teks/Foto: Zakiya
Editor       : Siti Fatonah

 

Baca Juga

Stay Connected

0FansSuka
20PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles